LABUHANBATU – Sebanyak 219 siswa SMKS Pemda Rantauprapat resmi dilepas untuk mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau Prakerin sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja.
Kegiatan pelepasan berlangsung di Jalan K.H. Dewantara, Kelurahan Sioldengan, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, pada 1 September 2026 dan diberitakan pada 7 September 2026. Para siswa selanjutnya akan menjalani pengalaman praktik di berbagai dunia usaha dan industri.
Kegiatan Prakerin tersebut menjadi bagian penting dari proses pembelajaran di sekolah kejuruan. Melalui program ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori di ruang kelas, tetapi juga berkesempatan menerapkannya secara langsung di lingkungan kerja.
Dari total 219 siswa yang diberangkatkan, peserta berasal dari beberapa kompetensi keahlian. Rinciannya terdiri dari 15 siswa Teknik Permesinan, 15 siswa Teknik Instalasi Tenaga Listrik, 46 siswa Teknik Komputer dan Jaringan, 77 siswa Teknik Bisnis Sepeda Motor, serta 65 siswa Teknik Kendaraan Ringan.
Bekal Menghadapi Dunia Kerja
Ketua Panitia Prakerin, Awaluddin Siregar, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian penting dari kurikulum sekolah. Para siswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama pembelajaran ke dalam kondisi kerja yang sebenarnya.
Selain keterampilan teknis, siswa juga diingatkan untuk menjaga etika, sopan santun, kedisiplinan dan tanggung jawab selama berada di tempat praktik.
Peserta Prakerin juga diminta menjaga nama baik sekolah serta mengikuti aturan yang berlaku di perusahaan maupun instansi tempat mereka melaksanakan praktik.
Sekolah Dorong Siswa Menyerap Pengalaman
Kepala SMKS Pemda Rantauprapat, Ir. Manor Ritonga, berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan Prakerin untuk memperoleh pengalaman sebanyak-banyaknya.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama berada di dunia usaha dan industri diharapkan dapat menjadi modal bagi siswa setelah menyelesaikan pendidikan.
Siswa juga diharapkan mampu menunjukkan sikap disiplin, bertanggung jawab dan memiliki perilaku yang baik selama menjalani penugasan.
“Datang membawa semangat, pulang membawa prestasi dan nama baik,” menjadi pesan yang disampaikan pihak sekolah kepada para peserta Prakerin.
Bagian dari Penguatan Pendidikan Vokasi
Program Prakerin menjadi salah satu sarana untuk memperkuat hubungan antara pendidikan kejuruan dengan kebutuhan dunia kerja. Siswa dapat mengenal secara langsung budaya kerja sekaligus menguji kemampuan yang telah dipelajari di sekolah.
Bagi dunia pendidikan Labuhanbatu, kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga mempunyai keterampilan dan pengalaman praktis.
Baca Juga : https://dinaspendidikankablabuhanbatu.com/lima-calon-mahasiswa-labuhanbatu/
Dengan adanya dukungan dari dunia usaha dan industri, diharapkan semakin banyak lulusan SMK di Labuhanbatu yang mampu bersaing dan memiliki kesiapan untuk memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.




